Hujan Disertai Angin Kencang Rusak 40 Rumah di Sidoarjo, 3 Orang Dilaporkan Jadi Korban

SEDATI, InfoSidoarjo.com – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (1/4) sore.

Angin kencang hingga malam hari ini membawa dampak buruk bagi sejumlah wilayah, terutama di kawasan Kecamatan Sedati dan Kecamatan Waru.

Akibat dari peristiwa tersebut, setidaknya 40 rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah, dengan tiga korban terluka akibat tertimpa atap rumah yang roboh. Ketiga korban tersebut kini tengah dirawat intensif di rumah sakit terdekat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan terbesar terjadi pada bagian atap rumah yang terbuat dari material ringan. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan banyak rumah di kedua kecamatan tersebut rusak.

Plt Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pendalaman atas kejadian ini.

“Kami masih terus mengumpulkan data dan melakukan update informasi terkait dampak dari angin kencang yang terjadi pada malam itu,” ujar Sabino saat ditemui, Rabu (2/4).

Sabino juga menambahkan, bahwa selain kerusakan atap, beberapa rumah mengalami kerusakan struktural lainnya yang cukup parah.

“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan evaluasi dan pendataan kerusakan,” terangnya.

Selain rumah yang rusak, hujan lebat yang terjadi juga menyebabkan sejumlah titik di wilayah Waru dan Sedati mengalami banjir. Genangan air tersebut mengganggu aktivitas warga, terutama di area yang lebih rendah.

“Kami sedang berupaya untuk membersihkan saluran air dan mempercepat proses evakuasi serta penanganan di beberapa titik yang tergenang,” kata Sabino.

Terkait dengan kondisi korban, Sabino menegaskan bahwa ketiga orang yang menjadi korban tertimpa atap rumah kini tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. “Sudah dibawa ke RS. Ada yang sampai luka lebar dan harus dijahit,” ujarnya.

Pihak BPBD Sidoarjo berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan instansi terkait dalam upaya pemulihan pasca-bencana ini. Sabino juga mengimbau agar warga tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi.

“Kami juga mengimbau kepada warga untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa datang kapan saja,” pungkasnya. (*Red)