SEDAT, InfoSidoarjo.com – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (1/4) sore menyebabkan sejumlah pohon tumbang di area Bandara Internasional Juanda, khususnya di kawasan parkir Terminal 2 (T2).
Sebanyak tujuh pohon dilaporkan tumbang. Ini mengakibatkan lima mobil yang sedang parkir tertimpa ranting dan batang pohon yang roboh.
Peristiwa ini terjadi di tengah hujan yang deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut dalam waktu singkat. Dari rekaman amatir warga, terlihat 5 mobil harus tertimpa pohon yang tumbang.
Bupati Sidoarjo, Subandi, yang langsung meninjau lokasi kejadian pada Rabu (2/4) pagi, mengungkapkan, bahwa tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo sudah bergerak cepat sejak hari kemarin.
“Tim BPBD sudah turun ke lapangan sejak kejadian kemarin, dan saya harap pada hari ini puing-puing yang berserakan dapat segera dibersihkan sehingga kondisi di sekitar bandara dapat kembali normal,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurut Subandi, angin kencang yang terjadi semalam memang cukup luar biasa dan mempengaruhi sebagian besar wilayah Kabupaten Sidoarjo, terutama di kawasan bandara. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak Bandara Juanda untuk segera melakukan upaya pemulihan,” jelasnya.
Selain menanggapi pohon tumbang, Bupati Subandi juga membahas soal banjir yang menggenangi area pintu masuk Terminal 2 Bandara Juanda akibat hujan deras yang terjadi.
Subandi menyatakan, pihaknya telah menghubungi General Manager Angkasa Pura Juanda dan akan segera berkoordinasi dengan pihak Lanudal Juanda untuk mendapatkan izin penggunaan alat berat guna mengatasi genangan air yang menghalangi akses menuju bandara.
Menurutnya, langkah cepat dalam penanggulangan pasca kejadian ini sangat penting untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan puing-puing dari pohon yang tumbang dan penanganan banjir di pintu masuk terminal masih berlangsung. Pihak Angkasa Pura Juanda dan BPBD Sidoarjo berkoordinasi untuk mempercepat normalisasi area tersebut.
Diharapkan, kondisi bandara dapat segera kembali lancar dan aman bagi para pengguna jasa penerbangan.
Dengan kejadian ini, Subandi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di wilayah Sidoarjo, mengingat perubahan cuaca yang cepat sering kali berdampak pada kondisi di lapangan. (*Red)