InfoSidoarjo – Sebanyak 120 paket sembako diterima warga Dusun Pucukan, Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo, pada Sabtu pagi (29/3). Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, yang secara pribadi menyumbangkan 60 paket sembako. Bantuan itu diserahkan secara simbolis di balai RW Dusun Pucukan.
Akses menuju Dusun Pucukan yang sulit membuat distribusi bantuan dilakukan dengan perahu diesel, menyusuri sungai dari Dermaga Belvara, Desa Blurukidul. Tim Tagana Dinas Sosial Sidoarjo bersama Satpol PP mengawal pendistribusian yang memakan waktu lebih dari satu jam. Jalur air ini lebih cepat dibanding jalur darat, yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua melalui jalan sempit dan berkelok di antara tambak.
Wabup Hj. Mimik Idayana menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sidoarjo terhadap warganya. Menjelang Lebaran, kebutuhan bahan pokok semakin meningkat, sehingga bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Semoga perhatian pemerintah ini sedikit meringankan beban warga,” ujar Hj. Mimik.
Ia juga meminta warga untuk melihat bantuan ini sebagai wujud perhatian pemerintah, bukan dari jumlah yang diberikan. Ia berharap doa dari warga agar dapat menjadi pemimpin yang amanah dan terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.
“Semoga bantuan dari pemerintah ini bisa bermanfaat bagi ibu semua. Tolong doanya, ya, semoga bupati dan wakil bupati Sidoarjo bisa menjadi pemimpin yang amanah dan mementingkan kesejahteraan semua warganya,” imbuhnya.
Selain sembako, Wabup Hj. Mimik juga membawa puluhan paket makanan ringan untuk anak-anak, tiga dus berisi puluhan sarung, serta uang tunai Rp100 ribu untuk warga. Bahkan, anak-anak remaja di dusun tersebut turut mendapatkan uang jajan.
Usai menyerahkan bantuan, Wabup Sidoarjo yang juga merupakan perempuan pertama yang menjabat di posisi tersebut, menyempatkan diri meninjau kondisi SDN Gebang II. Sekolah tersebut memiliki tiga ruang kelas yang masih berbahan papan kayu. Meski terletak di dusun terpencil, akses internet telah tersedia setelah dipasang oleh Pemkab Sidoarjo beberapa tahun lalu.((RED))